Pengoperasian Pasar Wonokerto Kembali Dipertanyakan Warga

Kondisi pasar Wonokerto Kecamatan Sale
Sale - Sebagian warga di Kecamatan Sale kembali mempertanyakan pengoperasian Pasar Rakyat Wonokerto. Pembangunan pasar senilai Rp 4,6 miliar itu dinyatakan selesai pada akhir Desember 2017.

Sunaryo, salah seorang warga RT 2 RW 3 Desa Sale Kecamatan Sale mengatakan, pengoperasian Pasar Wonokerto masih belum jelas. Padahal warga baik dari Wonokerto maupun dari desa lain berharap pasar segera operasi.

“Ingin segera pindah, tapi kapan pasar dioperasikan, belum jelas,” katanya.

Ia menyebut, pasar rakyat itu tidak seperti pasar induk, tetapi lebih mirip pasar daging. Sebab, pasar induk biasanya luas. Pasar Rakyat Wonokerto berukuran 61 × 23 meter.

“Memang nggak layak kalau disebut pasar induk. Seperti pasar daging. Tapi tetap, kita ingin pasar ini segera bisa ditempati,” katanya.

Sebelumnya, pedagang yang selama ini berjualan di pasar krempyeng Wonokerto berharap segera dipindah. Sebab, meskipun lokasinya strategis, pasar krempyeng ini, sebagian menempati lahan milik masjid desa setempat.

Warti, salah seorang pedagang di pasar krempyeng berharap segera menempati pasar baru.

Menurutnya, pasar baru lebih enak karena bisa menempatkan banyak barang dagangan. Ia juga berharap, seluruh pedagang pasar krempyeng akan bisa mendapat kios di pasar anyar.

Jika pun untuk pindah, pedagang ditarik biaya, Warti berharap tidak terlalu mahal.

“Saya sudah dua tahun berjualan di pasar krempyeng. Selama itu, saya hanya ditarik ongkos kebersihan Rp1.000, tiap kali buka,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang Akhsanuddin menyatakan belum bisa memastikan kapan Pasar Wonokerto ditempati.

“Masih kita data dulu jumlah pedagang,” katanya.

Pihak paguyuban pedagang di pasar krempyeng sempat menyebut jumlah pedagang 67 orang. Namun Akhsanudin mengaku perlu mengkaji kapasitas pedagang di pasar baru.

“Semester ini belum akan mungkin ditempati. Kita upayakan tahun ini bisa ditempati,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan langsung di Pasar Wonokerto pada Senin (12/2/2018) pagi, tampak masih ada pekerjaan. Pekerjaan itu berupa pembuatan saluran air di bagian depan pasar.

Selain itu, juga pembuatan kamar mandi di bagian belakang. PPKom Proyek Pasar Wonokerto Achmad Widodo mengakui adanya dua pekerjaan ini. Namun dua item pekerjaan ini, menurutnya, tidak dikaver dalam rencana anggaran.

Baca Juga

Terbaru 7389346376323496686

Post a Comment

Comments
0 Comments

emo-but-icon

item